iOS 7 Sudah Bisa Diunduh / Download,..


Apple merilis sistem operasi mobile iOS 7 untuk pengguna gadget Apple pada Rabu (18/9/2013). Sistem operasi ini mengalami perubahan besar, baik dari sisi tampilan maupun fitur.

Setidaknya, iOS 7 dapat dipasang pada perangkat iPhone 4/4S/5, iPad 2/3/4, iPad Mini, dan iPod touch generasi kelima.

Sistem operasi ini dapat diunduh langsung dari perangkat mobile pengguna (over the air/OTA) ataupun dengan cara menghubungkan perangkat mobile ke komputer pribadi Mac atau Windows melalui perangkat lunak iTunes.

Dari pantauan KompasTekno, beberapa pengguna menemui masalah, tidak mendapat notifikasi perangkatnya bisa diperbarui ke iOS 7. Tingginya permintaan dari seluruh pengguna gadget Apple di seluruh dunia disinyalir penyebab masalah ini. Pengguna disarankan untuk mengulang proses "check update" sampai mendapatkan notifikasi iOS 7 telah tersedia.

Dari sisi tampilan, iOS 7 hadir dengan nuansa yang lebih berwarna. Sementara dari sisi fitur, pengguna akan menemukan Control Center dan Notification jika menyapu layar dari bawah ke atas.

Ini merupakan akses langsung ke fungsi-fungsi yang paling sering diatur, termasuk WiFi-, Bluetooth, dan Airplane Mode.

Ada pula fitur AirDrop yang merupakan layanan berbagi file secara peer-to-peer, yang menciptakan jaringan lokal di antara pengguna perangkat Apple yang saling berdekatan. Tampilan pada aplikasi browser Safari dan kamera juga mengalami perubahan.

Selain merilis iOS 7, Apple juga telah merombak tampilan situs iCloud.com dengan tampilan yang senada dengan antarmuka iOS 7.

Kapan iPhone 5S dan 5C Masuk Indonesia..???


Pada pengumuman iPhone 5S dan iPhone 5C 10 September lalu, Apple turut menginformasikan tanggal rilis duet smartphone barunya tersebut, yakni pada 20 September 2013.

Akan tetapi, baru sembilan negara yang bakal menerima iPhone 5S dan iPhone 5C pada tanggal tersebut, yaitu Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Perancis, Jerman, Australia, Jepang, China, dan Singapura.

Negara-negara lain akan menyusul setelahnya. Apple berjanji iPhone 5S dan 5C bakal dirilis di 100 negara lewat lebih dari 270 operatur seluler menjelang akhir tahun ini, pada Desember 2013.

Apakah Indonesia termasuk di antara 100 negara tersebut? Bisa jadi. Berkaca dari peluncuran produk terdahulu, iPhone hanya membutuhkan waktu kurang lebih 3 bulan sebelum mampir di pasaran Tanah Air.

Pola rilis yang dijanjikan Apple untuk iPhone 5S dan 5C pun serupa dengan iPhone 5 yang mulai dilepas ke pasaran dunia pada 21 September 2012 dan masuk ke Indonesia pada pertengahan Desember 2012.

Dua dari perangkat yang didaftarkan pada 13 September lalu itu memiliki kode "APPLE-A1529" alias iPhone 5C dan "APPLE-1530" alias iPhone 5S. Satu perangkat lagi dengan kode "APPLE-A1387" tak lain adalah iPhone 4S model baru yang memiliki on-board storage 8GB.

Ada kemungkinan bahwa ketiga perangkat ini akan memasuki pasaran Indonesia dalam waktu bersamaan.

Tertarik membeli? Bersiaplah merogoh kocek dalam-dalam. Di Amerika Serikat, iPhone 5C dibanderol mulai harga 549 dollar AS atau sekitar Rp 6,4 juta rupiah untuk versi 16 GB, sementara iPhone 5S dihargai mulai 649 dollar AS atau sekitar Rp 7,6 juta untuk versi 16 GB.

Adapun iPhone 4S 8GB ditawarkan seharga 450 dollar AS atau sekitar Rp 5,3 juta. Boleh jadi harga-harga tersebut akan melambung lebih tinggi di pasaran Indonesia.

Cara Menambah Data ke database di Java Netbeans


What's up sob.!!! setelah postingan yang lalu  "Bagaimana memanggil isi ke ComboBox di Java Netbeans" kali ini Comxero akan sharing masih tentang topik yang sama "Java Netbeans" yaitu 'Bagaimana cara mengisi data / menyimpan data menggunakan button'. Proses insert data ini menggunakan button dan texfield.

Dari pada ngelantur mendingan kita langsung aja,  dan ikuti langkah-langkah berikut :
Buat database pada MySQL :

Database : db_admin
Tabel : user
  • Buat JFrame Form
  • Drag sebuah TextField dan Button pada form
  • Lalu buka Source, dan
  • Ketikkan Source Code berikut di dalam class


import java.sql.Connection;
import java.sql.DriverManager;
import java.sql.ResultSet;
import java.sql.SQLException;
import java.sql.Statement;
import java.util.logging.Level;
import java.util.logging.Logger;

//Membuat Koneksi ke database

public class ComboBox extends javax.swing.JFrame {

    /** Creates new form ComboBox */
    public ComboBox() {
        initComponents();
        tampil_username();
    }
public Connection conn;
    public void koneksi() throws SQLException {
    try
        {
            conn=null;
            Class.forName("com.mysql.jdbc.Driver");
            conn = DriverManager.getConnection("jdbc:mysql://localhost:3306/db_cx", "root", "");
        }
     catch (ClassNotFoundException ex)
        {
            Logger.getLogger(ComboBox.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
        }
     catch (SQLException e)
        {
            Logger.getLogger(ComboBox.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, e);
        }
     catch (Exception es)
        {
            Logger.getLogger(ComboBox.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, es);
        }

    }
//Membuat Koneksi ke database

  • Lalu buka desain kemudian double klik pada button
  • Dan ketikkan source code berikut

//Button Insert data

String a1 = jTextField1.getText();
        try{
            koneksi();
            String sql = "insert into user values('"+a1+"');";
            Statement statement  = conn.createStatement();
            statement.executeUpdate(sql);
            statement.close();
        }catch (Exception e) {
        }
        jTextField1.setText("");
        jTextField1.requestFocus();
//Button Insert data 


  • Selanjutnya Coba jalankan Form Anda, maka akan muncul Tampilan seperti berikut


Semoga bermanfaat..

BBM di Android dan iOS, Apa Guna BlackBerry...???


Aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger atau yang dikenal lewat akronim BBM selama ini selalu menjadi salah satu fitur eksklusif yang hanya tersedia di smartphone BlackBerry.

Namun, eksklusivitas tersebut akan segera hilang begitu BlackBerry merilis aplikasi BBM untuk iOS dan Android pada pertengahan 2013 mendatang melalui toko aplikasi tiap-tiap platform.

Langkah yang mengejutkan ini disebut CEO BlackBerry Thorsten Heins sebagai sebuah "pernyataan percaya diri" perusahaannya. BlackBerry berharap bisa memperluas basis pelanggan BBM dan memonetisasi aplikasi tersebut begitu hal itu tercapai.

Meski bisa membuat BBM menjadi lebih relevan di tengah-tengah meningkatnya popularitas aplikasi pesan instan lintas platform, keputusan tersebut juga berpotensi menjadi bumerang bagi handset BlackBerry.

Larry Magid dari Forbes berpendapat bahwa pengguna BlackBerry yang memakai perangkat tersebut untuk chatting melalui BBM nantinya bisa beralih dengan bebas ke iPhone ataupun ponsel Android karena tak lagi terikat dengan eksklusivitas BBM.

Topik ini menjadi perbincangan hangat di kalangan konsumen BlackBerry, termasuk di Indonesia. Sebuah thread yang membahas kemungkinan di atas bahkan terpilih menjadi salah satu "hot thread" di forum komunitas online Kaskus.

Lantaran populer di Indonesia, handset BlackBerry banyak dipakai oleh pengguna dari berbagai kalangan. Smartphone BlackBerry kerap terlihat dalam genggaman, bersama iPhone atau smartphone Android, karena pemiliknya tidak bisa lepas dari kontak BBM yang sudah terlanjur banyak serta hanya bisa diakses dari perangkat BlackBerry.

Kini, dengan dibukanya pintu bagi BBM di iOS dan Android, apa alasan untuk tetap menggunakan ponsel BlackBerry?

Biarpun mungkin terkesan bisa menimbulkan blunder, keputusan BlackBerry ini sebenarnya dimaksudkan justru untuk mencegah pengguna BlackBerry beralih ke lain hati.

Harapannya, keberadaan BBM di iPhone dan Android bisa mendongkrak popularitas layanan chatting tersebut sekaligus memberi jaringan kontak yang lebih luas bagi pengguna BBM di BlackBerry.

Mengapa baru sekarang?

Lalu kenapa hal tersebut tidak dilakukan sedari dulu? Jim Dawson, kepala analis bidang telekomunikasi lembaga riset Ovum, mengatakan bahwa BlackBerry sudah lama berencana melepas BBM ke Android dan iOS. Hal ini baru menjadi kenyataan setelah dipicu oleh menurunnya basis pelanggan BlackBerry.

Hingga kuartal kedua tahun lalu, jumlah pelanggan BlackBerry secara terus-menerus mencatat peningkatan. Namun semenjak itu, kecenderungan sebaliknya terjadi: jumlah pelanggan BlackBerry berangsur turun dari angka puncaknya sebesar 80 juta.

"Banyak pengguna BlackBerry yang beralih ke platform lain dan oleh karena itu meninggalkan BBM. Nilai aplikasi itu jadi berkurang," ujar Dawson, seperti dikutip oleh The Verge. "Kalau ditunggu lebih lama lagi, bisa-bisa BBM benar-benar tidak ada artinya. Mereka (BlackBerry) ingin melakukan itu selagi masih ada waktu untuk memanfaatkan basis pengguna BBM."

BlackBerry mengklaim saat ini terdapat 60 juta pengguna BBM di seluruh dunia. Lebih dari 51 juta orang menggunakan BBM rata-rata 90 menit per hari. Secara keseluruhan, setiap harinya, ada 10 miliar pesan yang dikirim dan diterima pelanggan BBM. BlackBerry mengklaim jumlah ini dua kali lebih banyak dari pesan yang dikirim dan diterima aplikasi pesan instan lain.

Dengan turut hadir di iPhone dan Android, BBM nantinya akan bersaing langsung dengan aplikasi pesan instan lain, seperti WhatsApp, Line, Kakao Talk, ataupun WeChat yang lebih dulu meraih pengguna di kedua platform tersebut. Whatsapp, misalnya, sudah memiliki 200 juta pengguna secara global.

Menurut penjelasan di dalam blog BlackBerry, BBM untuk iPhone dan Android pada awalnya hanya akan memiliki fungsi-fungsi dasar seperti multi-chat serta membuat grup BlackBerry hingga 30 kontak dengan pembagian kalender, foto, dan file. Dukungan voice dan video chat rencananya akan ditambahkan ke BBM versi iOS dan Android pada akhir tahun ini.

Update: Hari Kamis, 19 September 2013, BlackBerry secara resmi mengumumkan kehadiran BBM untuk platform iOS dan Android. Aplikasi ini bisa diunduh oleh pengguna Android mulai hari Sabtu, 21 September 2013, pukul 18.00 WIB lewat toko aplikasi Google Play. BBM untuk iOS akan menyusul tersedia satu hari setelahnya pada 22 September 2013 lewat toko aplikasi App Store. BBM untuk Android dan iOS bisa diperoleh secara gratis alias tak berbayar.

Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak



Analisa kebutuhan merupakan langkah awal untuk menentukan perangkat lunak seperti apa yang akan dihasilkan, ketika kita melaksanakan sebuah proyek pembuatan perangkat lunak. Perangkat lunak yang baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna sangat bergantung kepada keberhasilan dalam melakukan analisa kebutuhan. Tidak peduli bagaimana hebatnya seseorang dalam menulis kode perangkat lunak, atau membuat antar muka yang menawan, jika terjadi kesalahan dalam analisa kebutuhan, itu artinya perangkat lunak yang dibuat menjadi tak berguna.
Analisa kebutuhan yang baik belum tentu menghasilkan perangkat lunak yang baik. Tetapi analisa kebutuhan yang tidak tepat sudah pasti menghasilkan perangkat lunak yang tidak berguna. Ini adalah sebuah pernyataan sederhana. Namun pernyataan ini tidaklah terlalu jauh dari kesimpulan yang sebenarnya.
Adalah jauh lebih baik mengetahui ada kesalahan tentang analisa kebutuhan ketika masih dalam tahap awal ini. Kurang hati-hati dan pelaksanaan yang tidak teliti, sehingga mengakibatkan terjadinya kesalahan analisa kebutuhan sungguh menimbulkan banyak kerugian. Kesalahan analisa kebutuhan yang diketahui ketika sudah memasuki penulisan kode, atau pengujian, bahkan hampir pada tahap penyelesaian, adalah malapetaka besar bagi sebuah kelompok pembuat perangkat lunak. Biaya dan waktu yang diperlukan menjadi banyak yang tersia-sia.
Biaya yang diperlukan untuk memperbaiki sebuah kesalahan karena analisa kebutuhan yang tidak benar, bisa menjadi dua puluh lima kali lipat, jika kesalahan tersebut ditemukan pada tahap pengujian fungsi perangkat lunak
Ketika dalam tahap awal ini, sungguh diperlukan pelaksanaan analisa dengan hati-hati dan sebaik-baiknya. Dengan diperolehnya kebutuhan yang jelas dan benar sesuai dengan apa yang dimaksud oleh klien, menunjukkan langkah awal yang baik, yang akan membantu ketika kita melanjutkan kepada tahap berikutnya dalam pembuatan perangkat lunak.
Dalam berbagai buku yang membahas tetang rekayasa perangkat lunak, analisa kebutuhan merupakan bab tersendiri yang selalu dibahas dengan baik. Banyak cara yang diuraikan untuk menghasilkan analisa kebutuhan yang akurat, sehingga penulisan perangkat lunak juga menjadi tepat. Yang menjadi hambatan utama di sini adalah ketika melakukan analisa kebutuhan yang sesungguhnya di lapangan. Penerapan dari teori-teori yang ada ternyata tidak bisa begitu saja dapat dilaksanakan. Banyak ditemui hal yang perlu diantisipasi dengan cara-cara yang lebih tepat, dan baru diketahui ketika kita sudah berada dalam situasi yang sesungguhnya dalam sebuah proyek pembuatan perangkat lunak.
Dengan tidak mengabaikan faktor teknis, sejumlah faktor non teknis menjadi kunci dalam keberhasilan kita memperoleh analisa kebutuhan yang benar.
B. ANALISA KEBUTUHAN
Analisa kebutuhan adalah sebuah proses untuk mendapatkan informasi, model, spesifikasi tentang perangkat lunak yang diinginkan klien/pengguna. Kedua belah pihak, yaitu klien dan pembuat perangkat lunak terlibat aktif dalam tahap ini. (2) Informasi yang diperoleh dari klien/pengguna inilah yang menjadi acuan untuk melakukan desain perangkat lunak.
Ada 3 faktor yang harus dipenuhi ketika melakukan analisa kebutuhan ini yaitu : lengkap, detail, dan benar. Lengkap artinya semua yang diharapkan oleh klien telah didapatkan oleh pihak yang melakukan analisa. Sedangkan detail maksudnya adalah berhasil mengumpulkan informasi yang rinci sampai hal-hal yang kecil. Semua data dari analisa kebutuhan ini haruslah benar, sesuai apa yang dimaksud oleh klien, bukan benar menurut apa yang difikirkan oleh pihak yang melakukan analisa. Sebuah kutipan anonim yang sering disampaikan mengenai hal ini adalah : “Saya percaya anda sangat mengerti dengan apa yang saya katakan, namun saya tidak yakin bahwa apa yang anda dengar adalah sama dengan apa yang saya maksud”.

C. PENGALAMAN PRAKTIS
Dalam melakukan analisa kebutuhan yang sesungguhnya di lapangan, kita akan sering menemukan hal-hal yang kurang diharapkan. Misalnya, klien yang meminta pembuatan perangkat lunak tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang hal yang berkaitan dengan komputer, pemrograman, dan yang berhubungan dengan teknologi informasi. Ini cukup merepotkan, karena akan memerlukan usaha yang banyak untuk menggali apa keinginan mereka sesungguhnya.
Persoalan lain yang juga cukup kerap ditemui adalah cara klien dalam mengungkapkan keinginan mereka. Banyak kasus memperlihatkan bahwa informasi yang disampaikan sangat tidak terstruktur, sehingga cukup merepotkan dalam memahami maksud dari keinginan mereka. Bahkan ada informasi yang semestinya dijelaskan tidak diberikan, dan informasi yang tak berguna malah dipaparkan.
Masalah waktu juga menjadi penghalang lainnya. Banyak klien tidak memberi waktu yang cukup. Waktu yang kurang dalam proses analisa kebutuhan perangkat lunak, jelas akan menyebabkan tidak terkumpulnya dengan lengkap apa yang diinginkan oleh klien. Masalah penyediaan waktu ini bisa terjadi pada kedua belah pihak.
Beberapa langkah yang akan digambarkan berikut ini, dapat dilakukan ketika melakukan analisa kebutuhan. Cara-cara tersebut bisa memberikan bantuan yang cukup berarti untuk memperoleh analisa kebutuhan yang baik, dan diharapkan dapat memenuhi tiga faktor utama yang mesti dipenuhi dalam membuat analisa kebutuhan.

1. Komunikasi Yang Baik
Salah satu hal yang diperlukan adalah membangun hubungan yang baik dengan klien. Kemampuan seorang analis dalam menciptakan hubungan sosial dengan pihak lain, dalam situasi ini adalah dengan klien, menjadi bantuan yang signifikan. Hubungan sosial yang baik dengan klien akan menjadikan komunikasi yang terbuka dan lancar. Dan ini sudah mengurangi banyak masalah, ketika berada dalam proses mendapatkan informasi dari klien.
Mengenal lebih dekat klien anda, artinya akan bisa menciptakan komunikasi yang lebih lancar dan tidak terlalu formal. Dengan keadaan yang bisa dibuat seperti ini, maka banyak hal yang bisa diketahui dengan baik, sehingga kemungkinan kesalahan dalam berkomunikasi bisa direduksi.
Apabila ada informasi yang disampaikan oleh klien yang kurang terstruktur, atau sulit dipahami, bisa ditanyakan lebih lanjut lagi, tanpa harus kesulitan karena masalah komunikasi yang kurang lancar. Biasanya analis akan malas bertanya lebih jauh, jika komunikasi yang terbangun kurang baik. Ini pasti mejadi salah satu penyebab kegagalan dalam mengetahui apa yang dibutuhkan klien.

2. Mengetahui “apa”
Yang perlu diketahui dari klien adalah tentang apa yang dikerjakannya, apa data yang menjadi masukan, apa yang dihasilkan. Jangan terburu-buru menanyakan bagaimana cara mengerjakannya. Jika kita bisa mengetahui apa sebenarnya yang dihasilkan dan apa yang menjadi masukan, ini adalah langkah baik untuk memperoleh gambaran tentang kebutuhan akan sebuah perangkat lunak.
Kumpulkan dokumen-dokumen yang selama ini digunakan oleh klien. Bisa jadi itu berupa tabel, formulir, laporan, daftar, dan semua “apa” yang berkaitan dengan perangkat lunak yang akan membantu pekerjaan mereka nantinya.

3. Gunakan Istilah Yang Sederhana
Dalam berkomunikasi dengan klien, terutama ketika dalam proses analisa kebutuhan, jangan menggunakan istilah yang sulit dimengerti. Kebiasaan menggunakan istilah yang sulit, atau sangat spesifik dalam bidang komputer mungkin akan menjadikan orang kagum dengan anda, tapi ini bisa menjadi sebuah bencana. Komunikasi bisa menjadi tidak lancar, dan berpeluang menimbulkan kesalahpahaman. Tidaklah menjadi soal jika klien adalah orang yang cukup familiar dan juga bergelut dengan keahlian yang sama dengan pihak yang melakukan analisa.

4. Terbuka Dengan Langkah Yang Dilakukan
Bersikap terbuka tentang apa saja yang kita lakukan selama proses pembuatan perangkat lunak, adalah tindakan yang cukup membantu. Untuk sebuah pilihan yang diminta oleh klien, kita dapat juga memberitahu konsekuensinya. Ini akan membantu kedua belah pihak dalam memperoleh sebuah keputusan jika ada berbagai pilihan.
Dengan cara ini, klien akan mengerti mengapa satu hal harus begini, dan mengapa hal lain harus dengan cara tertentu juga. Klien yang ikut memahami sejumlah langkah dan konsekuensi terhadap pilihan tertentu, akan lebih kooperatif dalam menyampaikan kebutuhan mereka. Ini mengurangi tuntutan yang yang tidak perlu ketika perangkat lunak yang akan dihasilkan tersebut mulai digunakan.

5. Menampilkan Contoh Nyata
Tampilkan contoh yang nyata ketika klien memberitahu apa yang akan dimintanya. Bisa jadi contoh nyata ini dibuat oleh analis, atau juga contohnya dilihat dari apa yang sudah dimiliki klien. Misalkan untuk proses entri data. Klien dan analis sama-sama menyaksikan bagaimana proses entri data tersebut. Dengan cara ini akan sangat jelas apa yang dimaksud oleh klien.
Jika hanya disampaikan dengan deskripsi, kemungkinan interpretasi yang salah cukup terbuka lebar. Sedangkan dengan langsung menyaksikan, akan banyak mengurangi kesalahpahaman.

D. KESIMPULAN
Beberapa pengalaman praktis di lapangan tentang cara melakukan analisa kebutuhan, dapat memberikan bantuan dan gambaran bagi pihak yang akan melakukan proses yang sama. Tentu saja ini bisa menjadi pertimbangan ketika akan melakukan proses analisa kebutuhan perangkat lunak pada masa yang akan datang.
Ketrampilan komunikasi, penggunaan istilah yang sederhana, terbuka terhadap klien, serta menyaksikan sejumlah contoh nyata tentang apa yang dibutuhkan klien, menjadi faktor yang berguna dalam proses analisa kebutuhan perangkat lunak.